17 November 2018

Dani Pedrosa "The Litle Samurai" Dinobatkan Sebagai Legenda MotoGP


YKGP - Hallo gaez, beberapa hari ini mungkin saia ketinggalan berita-berita menarik tentang MotoGP, apa mau di nyana gaez, faktor kesehatan yang menjadi kendala, seminggu yang lalu memang sudah terasa ndak fit, dan akhirnya 4 hari kebelakang badan terlalu rebah, dan ndlosor juga layaknya Rossi di sepang kemarin, dan serang sudah agak mendingan gaez, do'a kan saja biar fit dan terus mengulas sedikit tentang hobi saia di MotoGP. oke gaez curhatnya sudah ya kita lanjutkan lagi,...

Di penghujung kalender MotoGP ini saia akan awali tentang cerita dimana email masuk ke yukitakepo (red-YKGP) perihal penobatan Pedrosa sebagai legenda MotoGP, dihadiri oleh Marquez sebagai kopatriotnya di HRC dan juga oleh rekan sekaligus rival-rivalnya di MotoGP, lalu juga terlihat kedua orangtuanya berada disana, penobatan ini dilaksanakan menjelang konferensi pers, Kamis (15/11).


Pedrosa merupakan juara dunia kelas 125cc pada 2003, serta dua kali juara dunia kategori 250cc pada 2004 dan 2005. Selama ini Dani tidak pernah sekalipun berganti wearpacknya, yups selama 17 tahun karirnya ia tetap setia dengan Honda mulai dari kelas 125cc, lalu naik ke 250 cc, kemudian beranjak ke kelas gran prix, ia tetap dengan setia memalai wearpack oranye putih khas Honda. Namun sayangnya ia belum pernah sekalipun mencicipi manisnya juara dunia di kasta tertinggi ini, walaupun begitu ia memang pantas di anugrahi sebagai Legenda.


Walaupun nantinya ia sudah tidak bekerja sama lagi dengan Honda, namun ia masih berkiprah di ajang ini gaez sebagai test rider dari pabrikan KTM. Dani menghabiskan seluruh karier balapnya bersama Honda, Honda pun itu membuka opsi bagi The Little Samurai untuk bertahan sebagai pembalap tes. Namun, ia lebih memilih KTM, yang saat ini dikepalai oleh mantan kepala krunya, Mike Leitner, dulunya Dani Pedrosa pernah memiliki hubungan kerja sama yang erat dengan orang-orang yang kini berada di kubu KTM, salah duanya adalah Mike Leitner dan Paul Trevathan. Leitner dulu menjabat sebagai Crew Chief/Race Engineer Pedrosa dan kini dirinya berperan penting di divisi balap KTM bekerja sama dengan Sebastian Risse, selaku Head of KTM’s Onroad Technical Race Department dalam pengembangan motor RC16.


Dan itulah gambaran besarnya mengapa ia lebih memilih KTM daripada tim yang dinaunginya saat ini, atau mungkin KTM berani membayar lebih mahal daripada Honda? Who know it? yang pasti Honda sudah punya Cal Crutchlow sebai tolok ukur untuk arak pengembangan dari Honda. Hmnnn,....

Terlepas dari itu semua Dani menyatakan bahwa sebagai test rider nantinya ia hanya fokus ke ranah pengembangan saja, murni ke pengembangan, ia tidak akan mengikuti wildcard di MotoGP, ia benar benar ingin pensiun,...


Pedrosa nantinya akan bersanding dengan dengan nama-nama yang sebelumnya sudah dinobatkan sebagai Legenda MotoGP, yaitu Giacomo Agostini, Mick Doohan, Geoff Duke, Wayne Gardner, Mike Hailwood, Daijiro Kato, Eddie Lawson, Anton Mang, Angel Nieto, Wayne Rainey, Phil Read, Jim Redman, Kenny Roberts, Jarno Saarinen, Kevin Schwantz, Barry Sheene, Marco Simoncelli, Freddie Spencer, Casey Stoner, John Surtees, Carlo Ubbiali, Alex Criville, Franco Uncini, Marco Lucchinelli, Randy Mamola, Kork Ballington serta mendiang Nicky Hayden.


Danke,...
Read more

10 November 2018

Honda Akan Perkenalkan Marquez-Lorenzo Di Madrid 23 Januari 2019


YKGP - Hallo gaez, meski Jorge Lorenzo syudah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di Ducati dan sudah resmi hijrah ke Honda, namun Honda belum resmi memperkenalkan duet Marquez-Lorenzo, dan rencananya mereka akan diperkenalkan di Madrid 23 Januari 2019 nanti, setelah 4 x berturut turun Honda memperkenalkan tim MotoGP nya di Indonesia untuk tahun depan tidak di negara tercinta ini gaez, beruntungnya Indonesia ya sudah di perhitungkan untuk event sebesar ini.

Perkenalan ini selang 2 minggu menjelang test pramusim resmi yang akan diadakan di Sepang International Circuit Malaysia pada 6 s/d 8 februari mendatang. Sekaligus ini adalah perayaan 25 tahun kolaborasi antara Repsol perusahaan penghasil minyak dan gas asal spanyol ini dengan Honda Racing Corporation (HRC), sebagai sponsor utama di gelaran MotoGP ini.


Lorenzo sendiri di bajak oleh Honda pada januari lalu setelah pihak dari Ducati menggantung nasibnya, dirasa ia sudah tidak dibutuhkan lagi oleh Ducati dan perseteruannya dengan Dovi, sebenarnya ia santer dikaitkan dengan Suzuki, entah petimbangan Lorenzo bagaimana ia menyetujui pinangan dari Honda walaupun sbenarnya tidak ada nama Jorge Lorenzo di daftar incaran Honda, langkah cepat ini diambil oleh HRC setelah isu berhembus untuk menggantikan Dani Pedrosa yang santer berhembus bahwa ia akan pensiun dari MotoGP.

Mengenai kepindahan dan transisi Lorenzo, Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti serta Team Manager Honda, Alberto Puig mencapai kata sepakat untuk tidak melarang Lorenzo mengendarai RC213V saat tes Valencia nanti. Namun, walaupun ia di ijinkan untuk mengendarai 2 motor yang berbeda X-Fuera dilarang memberi pernyataan kepada media tentang perbandingan motor Desmosedici GP dan RC213V.

Danke,...


Read more

09 November 2018

Dovi Kebingungan Setelah Race MotoGP Motegi Performanya Menurun!!!


YKGP - Hallo Gaez, setelah berhasil podium di MotoGP Brno Dovi praktis selalu bisa naik podium di seri seri selanjutnya, namun ketika race krusial untuk penentuan juara di Motegi ia tidak dapat merengkuh podium, bahkan tidak medapatkan poin karena ia crash di lap lap akhir dan ia harus merelakan titel juara kepada Marc lebih awal tanpa perlawanan lagi.

Semenjak itu performa Desmodovi sangat kurang meyakinkan, walaupun bisa podium di Australia namun hasil itu di perolehnyad dengan perjuangan untuk merebut dari Bautista yang menggantikan Lorenzo sebagai team-mate nya, usaha kerasnya di imbangi dengan peforma impresif bautista. bahkan ia finis di belakang Ianone dari Suzuki Ectar,  walaupun pertarungan tersaji antara dirinya dan Ianone, namun GSX-RR menunjukkan performa yang bagus untuk melawan Desmosedici GP18 Miliknya.

Di Malaysia pun begitu adanya, berbekal kemenangan musim lalu, ia punya motivasi untuk bisa mempertahannkannya, namun disini sirkuit seakan akan  milik The Doctor, ia tak tersentuh sejak lampu start di padamkan, walaupun Rossi gagal menndapatkan poin karena crash dan menyudahi balapan dengan finis ke 18, YZR-M1 milik Rossi tak tertandingi. Dovi pun harus dipermalukan lagi oleh GSX-RR dari pabrikan Suzuki, bukan Ianone namun giliran Rins yang merengkuh podium 2, sedangkan ia harus puas di posisi ke 6. Malahan ia finis di belakang Dani Pedrosa yang penampilannya anjlok setelah Dani mengumumkan pensiun.


Ada apa ini? Iapun mengungkapkan bahwa ia juga merasa kebingungan dengan performanya, ia mendapatkan kecepatan yang bagus saat sesi latihan bebas, namun ketika race berlangsung ia malah kedodoran gap saat latihan dan race begitu jauh. Ia bisa meraih waktu di bawah 2 detik saat latihan, saat race berbeda hasil, sangat sulit untuk menyentuh 2 menit 01 detik, lebih parahnya lagi saat latihan ia menggunakan ban bekas.

Ia menjelaskan bahwa ia tidak mendapatkan filling pengereman yang bagus, apakah karena ausnya ban depan karena biasanya ia memilih kompon Hard namun kemarin secara berjamaah pemilihan ban adalah Medium-Medium? Ia pun ingin berfikir seperti itu, dengan kondisi saat race ada muncul matahari sehingga trek bersuhu tinggi, namun jika demikian kenapa Rossi bisa kencang sedangkan ia tidak? jika acuannya adalah ban maka seharusnya bisa mendekati torehan waktu Rossi, namun ini adalah MotoGP, motor prototype yang sangat komplek, bisa dari faktor apa saja sehingga mempengaruhi performa dari Desmodovi,...

Danke,...
Read more

05 November 2018

Marquez Tidak Perlu Pindah Pabrikan Untuk Buktikan Kemampuannya!!!


YKGP - Hallo gaez, belakangan ini santer terdengar rumor bahwa bahwa pabrikan Borgo Panigale mulai mendekati Marc untuk mecoba membuat tawaran selepas kontrak dengan Honda habis nanti pada 2020. The Baby Alien pada Februari lalu memperpanjang kontrak dua tahun dengan Repsol Honda, kemungkinan ia juga akan meramaikan bursa transfer setelah kesepakatannya berakhir dengan pabrikan berlogo sayap itu. Media di Italia beberapa pekan ini santer menulist bahwa Ducati sudah mendekati Marquez, namun kabar ini di bantah oleh Manajer Tim, Davide Tardozzi.

Rossi pun angkat bicara mengenai hal ini, dalam urusan ini memang sesuatu yang sangat pribadi. Marquez  tidak harus berganti motor. Rossi menekankan Marc harus berpikir lagi dan mempertimbangkan matang-matang, jika dia merasa nyaman dengan Honda, dia bisa menjalani semua kariernya dengan Honda. Pencinta balap MotoGP tentu masih ingat dengan keputusan The Doctor kala hengkang dari Honda dan berlabuh ke pabrikan garpu tala ke tahun 2004 lalu. Ia merasa tak dihargai Honda, kala itu banyak yang beranggapan bahwa faktor motorlah yang merupakan penentu atas musim dominannya pada 2001, 2002 dan 2003,bukan dari faktor kemampuan dirinya, hal inilah yang menjadi alasan hijrahnya pembalap Italia tersebut ke Yamaha.


Namun menjelang MotoGP Australia di Phillip Island kemarin, ia menekankan bahwa perubahan pertengahan karier tidak penting bagi Marquez, tersirat ia ingin mengatakan bahwa langkah yang ia lalui selama berkarir di MotoGP jadikanlah pelajaran, prestasinya merosot dan hanya mampu merengkuh 1 (cmiiw) juara dunia kala membela tim Yamaha, malahan prestasinya jeblok kala pindah ke Ducati dan aklhirnya memutuskan balik lagi ke Yamaha, the poin is rengkuhlah prestasi sebanyak mungkin selagi motor dan pembalap sudah padu dan kompetitif, tak peduli dari pabrikan mana asalnya.


Dovi pun mengakui akan kekuatan dari skill Marquez, ia mengaku terkejut ketika rumor ini beredar, ia tidak menyangka akan se awal ini Ducati mengambil langkah tersebut, ia juga menyatakan bahwa ini sangat normel ketika semua orang membicarakan Marquez, dan semua tim menginginkannya, alangkah bodohnya jika Ducati tidak mempertimbangkan nama Marc Marquez masuk incarannya, juga demikan dengan Honda sama bodohnya jika tidak mencoba mempertahankan talenta yang dimiliki oleh Marc Marquez.

Danke,...


Read more

Race MotoGP Malaysia Menyenangkan Bagi Rossi Sekaligus Mengecewakan


YKGP - Hallo gaez, di balapan MotoGP Malaysia kemarin Rossi mengawali start dengan mulus, mulai dari grid kedua ia langsung melesat dan nyaris tak tersentuh, namun seketika buyar angan angan Rossi saat ia membuat kesalahan dan tersungkur di tikungan 1 menjelang 4 lap berakhirnya balapan di Spang International Circuit  ini. Keuntungan diperoleh Marques yang berada di belakangnya, ia dengan santai melintasi garis finis, unggul 1,898 detik dari Alex Rins di posisi kedua. Rossi mampu bangkit dan melanjutkan lomba, namun ia harus puas pulang dengan tangan kosong setelah melintasi garis finis di posisi ke-18, terpaut 58,288 detik dari Marquez.

Memang kalau bro gaez mengikuti terus MotoGP  sepanjang musim ini, terlepas dari crash yang dialaminya, ini adalah raihan terbaik yang didapatkan Rossi, bukan hasil akhirnya lho ya tapi peformanya yang kita ungkapkan, beberapa kali Rossi mampu menjadi leader di beberapa sirkuit, namun menjelang pertengahan balap selalu mampu di ambil oleh rivalnya, di kesempatan seri Sepang ini nyaris tak tersentuh menjelang crash, pace nya pun konstan, ini adalah penampilan terbaik Rossi sepanjang musim ini. Marquez pun mengakui dan kesulitan untuk mengimbangi akselerasi dari YZR-M1 milik Rossi, terlihat setelah rossi crash pace Marquez menurun dari gap 4.xxx dari pembalap di belakangnya mampu di pangkas menjadi 1.xxx di sisa 2 lap menjelang akhir balap.


Disisi lain ia sangat kecewa dengan hasil yang didapat dari Malaysia ini, ini sangat disayangkan ia sangat kecewa dengan kesalahan yang ia buat, tampil sebaik ini sepanjang race namun berakhir dengan tangan hampa dan sangat membuatnya frustrasi.

Rossi pun harus merelakan posisi runner-up jatuh ke pangkuan Dovi karena terpaut 25 poin dan race hanya menyisakan 1 seri lagi di race MotoGP Valencia pada 18/11 nanti. Sangat tipis peluang untuk merebut posisi kedua klasemen, karena Rossi wajib podium dan Dovi tak dapat poin di Valencia nanti. Sedangkan sirkuit Valencia acap kali menyulitkan bagi tim Yamaha Movistar. Dengan kata lain ia prkatis hanya bisa mempertahankan peringkat 3 klasemen dari ancaman Vinales yang menguntit tipis di belakangnya hanya terpaut 2 poin saja.



Sekarang ia harus melupakan kejadian Malaysia, ia harus fokus untuk mempertahankan posisi ke tiga dari ancaman Vinales, jika di Valencia nanti ia bisa sekompetitif seperti di Malaysia, itu pertanda bagus untuk tim garpu tala untuk menatap musim depan.

Danke,...
Read more

04 November 2018

Sisa 4 Lap Rossi Terjatuh,Marquez Klaim Podium Di MotoGP Sepang Malaysia


YKGP - Hallo gaez, sebenarnya Marc mengklaim pole-sitter di MotoGP Sepang Malaysia ini, namun pada kenyataannya ia turun ke posisi 6 saat race, dan ternyata ini adalah buntut dari ia melambatkan laju motornya saat sesi kualifikasi kemarin sehingga menghalangi Ianone untuk bisa melaju dengan cepat untuk mempertajam catatan waktunya, dan ia juga mengakui bahwa ia memang sengaja melambat namun ia tidak mengetahui bahwa ada rider lain di belakangnya.

Lampu start dipadamkan dan rider membetot trotle lebar lebar, start yang sangat ciamik dari Rossi langsung melesat kedepan meninggalkan 0.5 detik rider lain di belakangnya, saya akui ini strart yang paling bagus sepanjang musim ini menurut opini peripadi saia loh ya gaez, Mengawali start  dari posisi 6 berangsur angsur Marc bisa mendahului rider di depannya Ianone di belakangnya dan ketika menjelang turn 15 dengan jarak yang tipis, terlihar motor marc goyang dan ianone reflek rem guna menghindari tabrakan namun nahas malah Ianone yang tersungkur.


Lap pertama ditutup oleh Rossi terdepan,lalu Zarco diikuti Miller kemuidan Dovi dan Miller, menjelang akhir lap 2 di final corner Marc bisa overtake Dovi dan Miller pun juga bisa mengambil kesempatan ini yang juga bisa mendahului Dovi. memasuki lap ke 4 gap antara Rossi dan Zarco melebar jadi 0.7xx detik, lap berikutnya Miller bisa di overtake Dovi di final corner, Karel Abraham harus menepi karena mesin bermasalah.

Kemudian di lap ke 6 Marc berhasil overtake Zarco, sementara itu Michele Pirro yang menggantikan Lorenzo harus tersungkur dan tak bisa melanjutkan balap, lap selanjutnya dan Rins bisa overtake Dovi, Vinales yang dari tadi berkutat di posisi 10 dan 11 bisa menyodok ke posisi 8 ketika memasuki  lap ke 9, dan selang 1 lap emudian vinales bisa overtake Miller sementara itu Gap antara Rossi dan pembalap di belakangnya masih konstan di 0.6xx-0.7xx.

Memasuki pertengahan lomba gap mulai melebar antara Rossi dan Marc di posisi 2 menjadi 1.1 detik, sementara itu Vinales muali mendekat ke Dovi dan mulai mengekor di belakangnya, tak beberapa lamapun akhirnya  dapat merebut posisi 6dari Dovi, dan lap ke 12 Rossi masih tak tersentuh walaupun gap menipis menjadi 0.8xx, dibelakangnya ada Marc, kemudian disusul Zarco.


Lap 14 Vinales berhasil mendahului Pedrosa dan Rins mulai merangsek naik mendahului Dovi, lap lap berikutnya Rossi masih juga belum tersentuh dengan Gap masih konstan di 0.6xx detik, memasuki lap ke 17 atau 4 lap lagi menjelang akhir balapan, Rossi tersungkur di turn 1, sangat disayangkan sekali ia oversteer dan rebah terlalu dalam dengan kondisi daya cengkeram ban mulai berkurang, ia tidak bisa mengubah gaya balapnya dan masih sama mengingat kondisi ban mulai aus, fatal akibatnya sehingga ia terjatuh, walaupun ia bisa melanjutkan balap ia harus puas finis di posisi ke 18 dan tidak mendapatkan poin sebijipun.

Dengan tersungkurnya Rossi di turn 1 praktis Marc mendapatkan hibah posisi dan mengambil alih pucuk pimpinan, dengan gap 4 detik dari zarco, ia dengan kalem melahap sisa lap, diakhiri dengan menaikkan moncong RC213V nya memasuki garis finis, sementara itu Rins mulai menggila dan bisa overtake Zarco di final lap, ia mengantarkan Suzuki Ectar di podium 2, kemudian disusul Zarco, dibelakangnya ada Vinales yang luar biasa mampu finis di posisi 4, kemudian Dani Pedrosa 
posisi 5 dan Dovi pada posisi 6.


Saat diwawancara setelah race, sebernarnya Marc tidak terlalu nyaman dengan motornya  sehingga ia belum bisa menempel Rossi, menjelang 5 lap terkahir ia mulai berangsur angsur mendekat namun, kesalahan dari Rossi membuatnya tersungkur, ia sebenarnya tidak berharap Rossi terjatuh dan mengharapkan pertarungan yang sengit antara dirinya dan Rossi sampai akhir balapan, dan setelah
mendapatkan hibah posisi dari Rossi  ia tidak menekan lagi, ia mengendarai dengan kalem dan dapat mengamankan pdium.


MotoGP berikutnya akan dihelat di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia pada 18 November mendatang dan juga sebagai penutup kalender balap MotoGP musim 2018 ini. Don't miss it gaez,...


Arrivederci,...
Read more

03 November 2018

Pole Position Berhasil Diraih Marc Marquez,Zarco Kedua dan Rossi Grid Ke Tiga MotoGP Malaysia.


YKGP - Hallo gaez, pada pertengahan sesi FP4 yang dilangsungkan sebelumnya hujan mengguyur Sepang International Circuit, sehingga sesi kualifikasi terpaksa di undur sampai 80 menit, dikarenakan kondisi trek di rasa tidak ideal untuk melakukan sesi kualifikasi. setelah lama menunggu akhirnya Q1 dibuka pada 15.30 WIB dan mengantarkan Alvaro Bautista dan Aleix Espargaro lolos ke Q2 untuk memperebutkan starting grid 12 teratas untuk race esok hari.

Sesi berlangsung di permukaan trek basah pasca hujan mengguyur beberapa jam lalu, namun para pembalap tetap tampil dengan kekuatan penuh, terutama Marquez serta duo Pramac Racing Danilo Petrucci dan Jack Miller. Maverick Vinales terlihat kurang greget di atas trek basah ini.


Menit-menit awal sesi kualifikasi, The Baby Alien menjadi urutan teratas dengan catatan waktu 2'13,641 detik. lalu kemudian ia berhasil mempertjam waktunya menjadi 2'12,161 detik. Sempat tersungkur di tikungan 4 saat berusaha mempertajam catatan waktunya, tetapi tidak ada pembalap yang bisa mengungguli torehan waktu Marquez.

Dengan tidak adanya pembalap lain yang bisa mempertajam catatan waktu, ini mentasbihkan Marc sebagai pole-sitter disusul oleh Zarco yang secara mengejutkan bisa mengamankan posisi 2 sedangkan rider Yamaha Movistar bernomor 46 yaitu Valentino Rossi bberhasil amankan grid ke 3, Ianone membawa Suzuki Ectar di posisi ke 4 lalu ditutup oleh Andrea Dovizioso dari Ducati di barisan top five. Vinales yang pegitu perkas di FP3 dan FP4 harus puas di posisi 11 terlempar dari top 10

Danke,...
Read more