15 July 2019

Marc Marquez Kini Waspadai Yamaha,Mengingat Grafik Vinales Dan Quartararo Meningkat!!!


YKGP - Hallo Gaez, Peta persaingan di klasemen #MotoGP semakin mengerucut. Kans bagi The Baby Alien untuk kembali merengkuh juara dunia semakin melangit, pasalnya adalah gap dari Dovizioso terpaut 2 race atau tepatnya di 57 poin, Marquez masih unggul 2 race, namun untuk posisi 2 dan seterusnya gap masih terpaut tipis tipis, jadi memang menarik untuk di lihat kedepannya, masih sangat mungkin terjadi kejutan-kejutan.

Peta pertarungan juara dunia berubah lantaran insiden race Catalunya, ketika Jorge Lorenzo mencium buritan Desmosedici GP19 bernomor 04 milik Dovi, tak hanya berdampak kepada Dovi saja namun duo Yamaha Valentino Rossi dan Maveric Vinales juga terseret dalam insiden itu, ketika klasemen masih terpaut tipis tipis untuk kans juara dunia kala itu.

Kemudian satelah insiden Catalunya, Dovi seakan tidak bisa membendung kecepatan Marc, di dua seri terekahir ia tak mampu masuk podium, harus puas di posisi 4 dan 5, semakin memperlebar jarak dengan pemuncak klasemen, ada secercah harapan perlawanan dari Suzuki Ecstar dengan pembalapnya Alex Rins dengan mampu konsisten dengan 2 kali masuk podium dan tak terlewatkan masuk 5 besar, hanya sekal terlempar ke posisi 10 di Le-mans Perancis, namun sayangnya ia gagal finis di 2 seri terakhir.


Lebih parah lagi bagi Valentino Rossi ia malah ndak bisa finis 3 kali beruntun di race Mugello, Catalunya karena insiden X-Fuera dan terakhir di Assen Belanda, seri penutup paruh musim di Sachsenring hanya mampu finis di posisi 8, dan kemudian The Doctor kelihatan sangat susah untuk move-on, masihterlihat  struggle untuk meramu racikan yang pas bagi YZr-M1 untuk bisa kompetitif selama race. what happen? nanti kita bahas deh di artikel selanjutnya....

Namun kewaspaadan Marc tertuju pada duo Yamaha beda kasta, yaitu The Top Gun dari Moster Energi Yamaha, dan tim satelit Sic Petronas Yamaha dengan rider #EL-Diablo, walaupun kans untuk mengejar juara dunia praktis tertutup bagi keduanya, namun Marc berpendapat lain, memang sudah tidak ada kesempatan untuk mereka berdua untuk ikut nimbrung untuk perebutan juara dunia, namun mereka berdua bisa menjadi batu sandungan untuk memaksimalkan perolehan poin.


Pasalnya mereka bedua terus menunjukkan grafik meningkat, Quartararo mampu pole position 2 kali beruntun, kecepatan dari El-Diablo tak diragukan lagi, namun dengan motor yang seadanya dengan fakta tersebut, Quartararo bisa dibilang pembalap luar biasa, tak heran jika Quartararo menjadi ancaman bagi Marc.

Vinales lebih mengerikan lagi, terlihat biasa biasa saja di awal musim bahkan sama seperti The Doctor, ia juga 3 kali tak bisa menyelesaikan balap, di awal seri hanya mampu finis di posisi 7 dan 11 , namun di Jerez ia mampu masuk podium, gagal finis di Le-mans, mengisi posisi 6 di Mugello dan pasca insiden Catalunya ia sanggup podium 1 di Assen dan runner-up di Sachsenring, bukan tak mungkin jika Vinales mampu ngecokin Marc Marquez dan bisa saja mencuri poin.


Tak heran jika Marc mewaspadai pergerakan mereka berdua, belum lagi ancaman nyata dari Dovi dan Petrucci, namun Marquez masih di untungkan dengan keunngulan 2 race dari Dovi, walaupun begitu race masih menyisakan 10 seri lagi, apapun bisa terjadi, ban itu bulet, everything can be happen, so let's see next race,...

Danke,...
Load disqus comments

0 komentar