08 March 2019

Livery Petronas Yamaha SIC Biru Tosca Tampil Lebih Fresh...!!!


YKGP - Hallo gaez, pasca mundurnya Tech3 dari Yamaha banyak tim satelit yang dihubungkan dengan pabrikan garpu tala ini, mulai dari Avintia,Marc VDS dan Aspar, namun spekulasi tersebut urung terjadi karena ditengah ramainya kabar burung itu, muncul Petronas asal australia yang nyodok untuk mengambil tempat itu.

Perusahaan minyak asal Malaysia itu sanggup untuk membuat tim anyar untuk mendampingi tim yamaha sebagai tim satelitnya. Dan juga memang tim ini terbentuk karena kuatnya keinginan dari pemerintah negeri jiran itu untuk mengembangkat potensi anak asli dari Malaysia untuk menjadikan next Hafidz Syahrin di dunia MotoGP.

Yang akan menunggangi motor SIC adalah Morbidelli dan Quartararo, sejatinya Yamaha menjanjikan 2 motor dengan spek yang sama seperti milik Rossi dan Vinales. Namun urung terjadi karena SIC gagal mendapatkan pembalap incarannya yaitu Dani Pedrosa yang memilih pensiun dari Balap MotoGP dan merapat ke KTM sebagai test rider. Keteguhan hati Dani untuk sepenuhnya lepas dari balapan dengan ia tidak akan mengambil jatah 5 kali wildcard di sepanjang musim ini.


Dan juga bocor halus jika nantinya Morbidelli akan mengendarai YZR-M1 spek A, namun tidak sama persis dengan Rossi maupun Vinales, motornya sama model year 2019 namun perbedaannya tidak jauh, menurut Yamaha hanya berbeda tipis saja gaez, entah tipisnya segimana namun yang jelas, tidak sama plek. Kemudian Quartararo akan mengendarai Yamaha M1 versi terakhir Valencia 2018.

Kemudian di sisi livery, SIC menggunakan warna biru khas Petronas sebagai warna utamanya, kemudian di tengah body dipadukan dengan warna gradasi ke hitam kemudian tergradasi kembali ke warna biru Petronas, untuk desain gradasi mungkin baru SIC saja ya yang menggunakan garis desain seperti ini sepanjang pengetahuan saya, inilah mengapa di judul artikel ini saya menuliskan lebih fresh. namun jika di bandingkan dengan olahraga sepakbola tren gradasi ini mulai marak tahun lalu.


Kemudian warna biru petron ini menurut Wilco Zeelenberg selaku tim manajer, mempunyai arti  ” Chasing Dream ” jika di translate artinya adalah mengejar mimpi, dan ini sama dengan arti nama dari Yamaha M1, menurut Wilco artinya ” Mission 1 “. Targetnya sendiri di musim balap 2019 ini adalah menjadi tim satelit terbaik, target yang tinggi menurut saia, yang notabene sebagai tim debutan, namun bukan tidak mungkin jika pembalap dan pengembangan tim sejalan seirama. Anything can be possible, right...!!! time will see lah gaez,...

Arrivederci,...


Load disqus comments

0 komentar