23 September 2018

Rossi Nyungsep Start Dari Grid 17,Lorenzo Dan Dovi Amankan Pole MotoGP Aragon


Yukitakepo - Luar biasa, pemorma yang impresif di tunjukan pabrikan Ducati, lagi lagi dua pembalapnya mengamankan Pole Position di seri MotoGP Aragon ini. Paruh kedua musim ini Ducati mulai panas, tercatat 4 seri terakhir Ducati mampu menempatkan pembalapnya di front row starting grid, ini ancaman serius bagi Marquez jika lengah sedikit ya lewaaat lah, untungnya bagi Marquez adalah Ducati baru digdaya di paruh kedua, masih ada kans besar untuk mengamankan titelnya.


Tepat berakhirnya sesi, Marquez bersaing ketat dengan Dovizioso memperebutkan pole position. Namun sungguh tak diduga, justru Lorenzo yang keluar sebagai pembalap tercepat. X-Fuera menorehkan 1 menit 46,881 detik – sekaligus memaksa DesmoDovi start kedua dan Marquez ketiga. Ini raihan pole keempat Lorenzo musim ini. Pole sebelumnya diraih di Catalunya, Silverstone dan Misano. Lorenzo membuat hat-trick pole, kenceng bener dah,..

Memang di klasemen sementara Baby Alien masih unggul 60an point, namum Marquez harus berhati hati, ndak boleh lengah, ia setidaknya harus konsinten meraih podium disetiap seri kedepannya, dan kemungkinan seperti tahun lalu penentuan juara akan terjadi di seri seri akhir seandainya duo Ducati bisa konsisten naik podium, untuk sekarang kans perebutan titel juara mengerucut ke 2 nama yaitu  Dovi dan Marc. Kans Rossi di persaingan ini menipis mengingat ia hanya mampu start dari posisi 18. 


Vinales diganjar turun 3 grid karena ia melambat di race line sehingga ia membahayakan rider di belakangnya pada saat Qualifikasi, demikian juga dengan Rookie Franco Morbidelli juga diganjar penanti, ia mendapatkan penalti lebih berat dengan turun 6 grid, saat ia melambat di racing line dan menggangu Smith. Performa Syahrin pun masih angin anginan, ia hanya mampu start di posisi 18, inilah yang membuat bos Tech3 frustasi, tak kunjung juga membaik raihan waktu yang ditorehkan Syahrin.


Rossi sendiri nyungsep di starting grid 18 naik satu grid ke posisi 17 menyusul penalti yang diperoleh Franco Morbidelli, mengawali Q1 catatn waktu yang dihasilkan tipis untuk bisa masuk Q2,  The Doctor mencoba untuk menunggu pembalap lain untuk melakukan slipstream, namun strategi yang dipilihnya ini tidak bisa juga memperbaiki torehan waktunya. ini menambah daftar keterpurukan skuat Iwata si musim ini. Semoga saja Vinales dan Rossi bisa cepat menemukan feeling kendaraanya.

Ariivederci,...


Load disqus comments

0 komentar