23 December 2015

WOW Bintang Paling Besar di Alam Semesta Ternyata Lebih Ringan dari Balon

 Perbandingan antar bintang UY Scuti dan Matahari 
Matahari adalah bintang, tapi matahari bukan satu-satunya bintang di alam semesta, masih ada bintang jenis lain di alam semesta yang tidak sama bentuk, warna, ukuran dan sifatnya. Para astronom sekarang tahu bahwa jumlah bintang yang bisa kita saksikan dengan mata telanjang itu tak lebih dari seujung kuku dibandingkan dengan jumlah yang sebenarnya. Diperkirakan dari satu triliun galaksi yang bisa diamati di alam semesta itu, hanya 100 miliar bintang yang bisa disaksikan secara kasat mata.

Lalu bintang yang paling besar itu kira-kira berapa besarnya?



Menurut laman phys.org Jumat (18/12/2015) lalu, bahwa hal ini harus didasarkan pada definisi terbesar yang bagaimana, apakah dari sisi ukuran, massa atau konsep lain?

Bintang dengan volume terbesar yang sudah diketahui
Jika diukur berdasarkan volumenya, maka menurut para ilmuwan sekarang bahwa bintang merah super besar UY Scuti adalah bintang paling besar volumenya yang dikenal saat ini, diameternya sekitar 1.700 kali dari matahari, yakni sekitar 2,375,828,000 kilometer, dengan panjang keliling 7,5 miliar kilometer. Jika mengudara dengan satu pesawat komersial, membutuhkan penerbangan kontinyu selama 950 tahun dan baru bisa satu minggu berputar melewati bintang tersebut.

Bintang UY Scuti terletak di konstelasi Scutum sejauh 9,500 tahun cahaya. Bintang ini tidak hanya maha besar secara volume, tingkat kecerahannya 340,000 kali lebih cerah dari matahari, adalah salah satu bintang dengan tingkat kecerahan tertinggi. Namun, karena jaraknya ekstrim jauh, bintang UY Scuti tampak sangat gelap, sehingga tidak bisa dilihat dengan mata telanjang manusia, untuk melihatnya harus mengandalkan instrument.

Namun, massa UY Scuti hanya 20 – 40 kali massa-nya matahari, sehingga dari hasil perhitungan diketahui kalau kepadatannya sangat kecil, hanya seper-semiliar dari kepadatan air. Jika ada kolam cukup besar yang dipenuhi dengan air, maka ia (UY Scuti) akan mengambang di atasnya. Karena kepadatan udara juga jauh lebih pada darinya, jadi, coba bayangkan jika ia ke Bumi, maka ia akan tampak mengambang tinggi di udara

Bintang dengan kepadatan (massa) terbesar yang dikenal


Ilustrasi bintang raksasa R136a1 (Flickr)


Menurut penentuan, bahwa sebuah bintang raksasa R136a1 di Awan Magellan Besar-Large Magellanic Cloud yang berjarak 165,000 tahun cahaya dari Bumi itu merupakan bintang dengan massa terbesar (padat) yang diketahui saat ini, yaitu sekitar 265 kali massa matahari.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa awan magellan besar pada 1,5 juta tahun lampau itu jauh lebih besar (massa-red), yakni 320 kali dari massa matahari. Karena ketidak-stabilannya, akan menyemburkan materi dengan kecepatan 2,600 kilometer per detik, sehingga mengurangi materinya yang setara dengan 55 kali massa-nya matahari, sementara energi yang dilepaskan adalah 9 juta kali dari energi matahari, dan suhu permukaan mencapai 52,000 derajat Kelvin.


Keterangan pembandingan gambar antara R136a1 (titik terang di zona paling terang di sebelah kanan bawah gambar kanan) dan galaksi, tampak ekstrim kecil. (Wikipedia)
Laporan terkait juga menyebutkan, bahwa bintang-bintang maha besar itu hanya se-partikel kecil di galaksi.
Load disqus comments

0 komentar